PERINGATAN HAB KEMENAG RI KE-75 TAHUN 2021 DI MAN 3 TULUNGAGUNG SECARA VIRTUAL

PERINGATAN HAB KEMENAG RI KE-75 TAHUN 2021 DI MAN 3 TULUNGAGUNG SECARA VIRTUAL

MAN 3 Tulungagung – Tidak Seperti Biasanya. Dalam peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia yang ke-75 Tahun 2021 di Kab. Tulungagung terdapat perbedaan dalam pelaksanaan. Di Upacara tahun-tahun sebelumnya dalam pelaksanaannya selalu mengumpulkan masa yang di ikuti oleh seluruh Keluarga Besar Kemenag kab. Tulungagung Mulai dari RA, MI, MA maupun Kemenag sendiri.

Akan tetapi dalam pelaksanaan Upacara di Tahun 2021 ini dilaksanakan secara Virtual melalui aplikasi zoom dan juga youtube yang dilaksanakan pada Hari Selasa Tanggal 05 Januari 2020 Mulai pukul 07.00 s.d selesai. Di kabupaten Tulungagung sendiri pelaksanaannya di pusatkan di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung.

Adapun yang menjadi petugas adalah Gabungan dari Guru-guru Madrasah Ibtida’iyah dan Ikatan Guru Raudhatul Athfal yang ada di Kabupaten Tulungagung. Sedangkan yang menjadi Inspektur Upacara adalah Bpak Drs. Masngut selaku Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung.

Dalam sambutannya, beliau membacakan sambutan Bapak Menteri Agama sebagai berikut :

 

SAMBUTAN MENTERI AGAMA RI

PADA UPACARA HARI AMAL BAKTI (HAB) KE-75

KEMENTERIAN AGAMA TAHUN 2021

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Selamat pagi,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Syalom, Oom Swastiastu, Namo Buddhaya,

Wei Tek Tung Tien, Salam Kebajikan

 

Para Pegawai Kementerian Agama;

Seluruh peserta upacara yang saya hormati,

 

Syukur alhamdulillah, teriring rasa syukur atas limpahan karunia Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, pagi ini kita dapat melaksanakan Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-75 Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kementerian Agama secara resmi berdiri pada tanggal 3 Januari 1946. Sejak dibentuk melalui usulan sejumlah tokoh ulama dalam sidang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), Kementerian Agama yang pertama   kali   dipimpin   oleh   Menteri   Agama   Haji  Mohammad  Rasjidi  telah  melintasi  sejarahnya  yang panjang.

Selayaknya kita berterima kasih dan mendoakan semoga  amal  bakti  para  perintis,  pendiri  dan pembangun Kementerian Agama mendapat ridla dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan kita semua diberi kekuatan dalam melanjutkan cita-cita mereka untuk kepentingan bangsa, negara dan agama.

Di usia 75 tahun Kementerian Agama, mari kita memaknai segala prestasi yang telah dicapai dan menempatkannya sebagai momentum untuk menebalkan niat dan motivasi dalam mencapai yang lebih baik lagi di masa mendatang. Kementerian Agama memberikan anugerah penghargaan dan apresiasi kepada seluruh elemen umat beragama tanpa membedakan satu sama lain, atas dukungan, sinergi dan kebersamaannya mengawal tugas-tugas Kementerian Agama.

Saudara-saudara yang berbahagia,

Peringatan Hari Amal Bakti tahun ini mengusung tema "Indonesia Rukun". Tema ini sejalan dengan semangat   nasional   yang   menempatkan   kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju. Tanpa kerukunan, akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar dengan bangsa lain di dunia.

Pengembangan toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan karya bersama para Tokoh Agama, para Menteri Agama dan aparatur Kementerian Agama dari masa ke masa. Tanpa toleransi,  tidak  ada  kerukunan.  Toleransi  dan kerukunan   antarumat   beragama   dilakukan   dengan tanpa mengusik akidah dan keimanan masing-masing pemeluk agama. Pengalaman membuktikan toleransi dan kerukunan tidak tercipta hanya dari satu pihak, sedangkan  pihak  yang  lain  berpegang  pada  hak- haknya sendiri. Dewasa ini, kita mengembangkan moderasi  beragama,  agar  toleransi  dan  kerukunan yang sudah ada lebih mengakar di dalam kehidupan sehari-hari bangsa kita.

Di negara yang berdasarkan Pancasila ini, tidak ada  diktator  mayoritas  atau  tirani  minoritas.  Dalam kaitan itu, semua umat beragama dituntut untuk saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing, di mana hak seseorang dibatasi oleh hak-hak orang lain.

Pancasila adalah ideologi pemersatu yang merangkum nilai-nilai keindonesiaan sebagai bangsa yang beragama. Sila pertama dan utama Pancasila, yaitu   Ketuhanan   Yang   Maha   Esa,   meneguhkan identitas nasional sebagai bangsa yang beragama dan bermoral. Komitmen religius dan moralitas menjadi barometer apakah suatu bangsa dapat menjadi bangsa yang besar atau tidak. Sejalan dengan itu, tugas dan tanggungjawab sejarah bagi seluruh bangsa Indonesia adalah   mengisi   negara  yang  ber-Ketuhanan  Yang Maha Esa ini sejalan dengan asas demokrasi dan kedaulatan rakyat. Bangsa Indonesia, dari generasi ke generasi   harus   bisa   menjaga   komitmen   nasional tentang landasan bernegara di tengah dahsyatnya percaturan global di bidang geopolitik, ekonomi, kebudayaan, ilmu pengetahuan, teknologi dan lain-lain.

Saudara-saudara yang berbahagia,

Dalam kesempatan ini, saya ingin mengingatkan tentang semangat Kementerian Agama baru dan semangat baru dalam mengelola Kementerian Agama.

Semangat Kementerian Agama baru itu dapat diterjemahkan dengan beberapa kata kunci.

Pertama, manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi yang harus semakin baik, termasuk di dalamnya pelayanan penyelenggaraan haji dan umrah, pendidikan agama dan keagamaan, serta pusat pelayanan keagamaan.

Kedua, penguatan moderasi beragama. Salah satu penekanan moderasi beragama adalah pada penguatan literasi keagamaan, budaya toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan.

Ketiga, persaudaraan, yang meliputi merawat persaudaraan  umat  seagama,  memelihara persaudaraan sebangsa dan setanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan.

Sebelum  mengakhiri  sambutan  ini,  saya mengajak kita semua mari mengedepankan akal sehat dan hikmah/kebijaksanaan dalam menyikapi berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan saat ini maupun di masa-masa yang akan datang.

Saudara-saudara sekalian,

Demikian amanat saya dalam memperingati hari yang bersejarah ini.

Dirgahayu 75 Tahun Kementerian Agama. Semoga  pandemi Covid-19  sebagai  ujian  berat

bagi  bangsa  kita  dan  kemanusiaan,  segera  berlalu

dengan takdir dan pertolongan Allah.

Mari jadikan agama sebagai inspirasi pembangunan bangsa dan negara.

Dan mari kita senantiasa berdoa semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, melimpahkan rahmat, taufiq dan ampunan-Nya kepada kita semua. Aamiin

Sekian dan terima kasih.

 

Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq

Wassalamu’alaikum wr. wb.

 

 

Jakarta, 3 Januari 2021

Menteri Agama RI

 

 

Yaqut Cholil Qoumas

 

Rangkaian kegiatan di MAN 3 Tulungagung dapat disimak divideo berikut

 

 

lIve Upacara dapat dilihat dibawah

 




Artikel Terkait

Facebook Comment