SEMAKIN TINGGI POHON MAKA SEMAKIN KENCANG ANGIN MENERJANG

Tulungagung Jatim (MAN 3) Itulah intisari pesan-pesan yang disampaikan oleh kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Tulungagung melalui Kepala Kepala Seksi Mapenda Kemenag Tulungagung Drs. Moh. Arifin, M.Pd.I pada acara Pembukaan Workshop Penyusunan Kurikulum Diferensiasi Dan Review Kurikulum Akselerasi Tahap II MAN 3 Tulungagung yang dilaksanakan di Hotel swaloh Resort & Spa Tulungagung pada hari sabtu/ahad tanggal 22 s/d 23 September 2012 dikarenakan telah merasakan dan melihat perkembangan dan kemajuan dari MAN 3 Tulungagung.


Moh. Arifin Menyampaikan dengan sebuah pribahasa dengan bahasa arab yang artinya “Dengan hanya sebuah perkataan itu dapat menembus apa yang tidak dapat ditembus oleh jarum, setajam-tajam samurai maka lebih tajam mulut orang bila berbicara”, itu artinya bahwa ketika kita berbicara diharapkan dengan menggunakan bahasa yang santun, diibaratkan perkataan sebuah perkataan itu dengan burung gagak, burung gagak yang baik maka akan memberikan keselamatan baginya dan burung gagak yang salah maka bisa saja menghancurkan bagi orang lain dan bahkan bisa saja menghancurkan dirinya sendiri.


Beliau juuga menyampaikan bahwa sebagai dasar pelaksanaan program Akselerasi adalah Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentnang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Bapak Kasi Mapenda juga menjelaskan tentang adanya pasal 32 ayat 1 tentang pendidikan khusus yaitu tingkat oeserta didik yang mengalami kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran, karena kelainan fisik, mental emosional atau yang memiliki potensi Cerdas Istimewa atau Bakat Istimewa. Dewasa ini setiap lembaga diharapkan untuk membuat sebuah layanan-layanan khusus, salah satunya adala program layanan CI BI yang berupa nlayanan Kelas Akselerasi.


Program akselerasi bukan sebuah program wah wahan, akan tetapi sebuah program yang dikhususkan untuk melayani bagi siswa yang mempunya kecerdasan serta bakat yang istimewa sehingga perlu untuk dibentuk dan di sendirikan dari kelas yang reguler dalam proses pembelajaran.


Ada beberapa target yang di minta oleh Kepala kemenag Kab. Tulungagung melalui Kasi Mapenda Kemenag Tulungagung yang harus di hasilkan dalam pelaksanaan program akselerasi. Pertama, siswa harus berakhlak mulia dan berbudi luhur, yang mana saat ini sudah ada Syarat Kecakapan Ubudiayah dan Akhlaqul Karimah (SKUA) dan harus dipenuhi oleh seluruh peserta didik. Kedua, Prestasi Akademik Ujian Nasional yang tinggi, dengan harapan supaya untuk kelas akselerasi harus lebih unggul dari pada kelas reguler dikarenakan sesuai dengan rekruitmen awal yang menggunakan tes IQ disaring dan diseleksi yang memilkiki IQ 125 keatas untuk bisa masuk ke dalam kelas akselerasi. Ketiga, mampu menghasilkan output siswa yang memiliki daya saing yang tinggi untuk bisa masuk ke Perguruan Tinggi Faforit. Keempat, memiliki bekal kecakapan hidup yang mampu bersaing dalam kehidupan bermasyarakat yang global ini. (Arsya)





Artikel Terkait

Facebook Comment